Monday, February 4, 2013

Bronze = Singapore

Well....ini masih lanjutan post yang sebelumnya. Karena gw dapet Bronze maka gw dapet reward untuk free trip 3D2N at Singapore...Wuaaaaooow...Luar biasa banget apa yang udah Tuhan rancang buat gw dalam rencanaNya. Sebelum pergi ke Singapore, banyak kejadian yang lucu dan buat selalu tertawa. Yaaa..walaupun semua yang mewakili Indosat di ICCA ga bisa ke Singapore bareng. Cukup lucu dan bikin gw senyum penuh syukur dan sedikit mengerti rencana Tuhan. Disini gw baru bisa liat orang2 yang emang selama ini udah meremehkan gw. Ada yang bilang "lo jadi best itu kan karena emang di unit lo udah ga ada orang lagi, pada anak baru semua." Cukup kesal mendengarnya, gw hanya senyum aja buat menanggapi perkataan itu. Hanya gw dan Tuhan yang tau usaha gw sesungguhnya dan beberapa orang aja yang emang melek yang tau dan mengacungi jempol dengan kerja keras gw. Setelah satu perusahaan tau mengenai pemenang ICCA, disini gw dikasih tau sama Tuhan siapa yang menjadi teman sebenarnya/teman sejati yang memang memiliki perasaan tulus sama gw untuk berteman, dan mana yang cuma pura2 atau bahkan penjilat. Dan untuk kesempatan seperti ini gw sangat bersyukur sama Tuhan. 

Lanjut ke pembagian uang saku dari kantor. Ini ceritanya lucu banget. Di suatu siang kami (gw, Bang Ardi, Kak Linda, Kak Jole, dan Fadil alias alay) dipanggil buat ngumpul di satu ruangan. Disini kita bercanda, tertawa bersama seorang Division Head (DH) Customer Service Officer bernama Ibu Iin yang sudah membawa dan mengurusi kami selama jadi peserta ICCA. Umurnya sekitar 50an, namun ibu satu ini penuh enerjik sekali. Ternyata Bu Iin yang banyak disegani karyawannya ini merupakan seorang ibu yang memiliki selera humor yang sangat tinggi, friendly, dan funky, pokoknya asyik banget. Salah satu keuntungan ikut ICCA bisa bercanda dengan salah satu petinggi Indosat yaitu beliau tanpa ada batas. Karena beliau dari awal pun sudah wanti2 untuk bercanda ga boleh ada batas kecuali memang urusan kantor. Disini yang membuat kami semua tertawa Bang Ardi. Secara Bang Ardi merupakan karyawan yang sangat aktif dengan berbagai organisasi di Indosat ini. Dan beliau pun lebih dulu dekat dengan Bu Iin sampai2 kami bisa dengan jelas melihat kalo Bu Iin sangat sayang sama Bang Ardi layaknya anaknya sendiri. Daaaan...sampai2 ada lho yang iri disayang Bu Iin. Awalnya kami udah tau mau dibagiin uang saku, namun Bu Iin, Mba Dira (selaku bendahara), dan Mas Nugie (selaku Manager otsource). Tapi Bu Iin bercandain abang dan dengan logat bataknya itu, Bang Ardi membalas cengan Ibu dan pastinya membuat kami tertawa terbahak2. Well, uang saku yang dikasih cukup banyak yaitu Rp 1.800.000 termasuk untuk airport tax. Lumayan kalo dituker ke dolar Singapore bisa dapet 240 dolar Singapore. 

Setelah membuat paspor yang memang banyak cerita lucu dan serunya, berkumpullah kami yang ingin pergi ke Singapore di kantor untuk bermalam. Secara, pesawat take off jam 6.00 otomatis harus udah nyampe di bandara jam 4.00 karena memang waktu yang diberikan seperti itu untuk boarding. Pagi2 buta sekitar jam 2.00 kita semua bangun untuk mandi dan siap2. Taxi datang jam 3.00 langsung kita menuju bandara. Sesampainya di bandara untuk rombongan ICCA baru ada beberapa orang yang dateng. Ternyata ICCA menggunakan jasa travel dengan Leader Tour bernama Kak Loli. Setelah semua diberikan pada kak Loli, maka passport dipegang sendiri dan juga tiket pesawat. Rencana awal kami naik pesawat JetStar. Kami nunggu di ruang tunggu bandara Soetta terminal 2E, ternyata ada kendala pesawat kami delay sampai jam 09.15 lalu karena otomatis kami belum sempat sarapan, maka kami pun sarapan dan free. Setelah sarapan kami kembali lagi ke ruang tunggu. Anyway, ternyata kabar yang kami dengar lagi ini buruk yaitu delay lagi sampe jam 11.45. Semua peserta dan penumpang protes keras, lalu Kak Loli dan Pak Andi (ketua ICCA) berdiskusi untuk pindah pesawat saking kesalnya. setelah pindah pesawat yang katanya take off jam 10.15 ternyata harus mengalami delay lagi sampai jam 14.45 semua protes, lalu ada salah satu peserta ICCA bernama Mas Iwan yang karyawan Infomedia panas dan ngamuk dengan kejadian ini karena merasa ditelantarkan dan tidak ada tanggung jawab dari pihak Soetta. Jangankan snack/makanan, minum aja kita ga dapat. Padahal ada UU yang menyebutkan kalau pesawat delay sampai 3 jam maka penumpang berhak mendapat snack. Akhirnya kami dapat makan Hokben, entah dari travel atau dari pihak bandara. Setelah makan siang bersama, yang membuat kami para peserta saling kenal dan akrab satu satu sama lain dan kebersamaan yang terjalin, maka Pak Andi dan Kak Loli memutuskan kami jadinya naik GARUDA INDONESIA daaaaaan....yang tadinya di jadwal hanya 3D2N menjadi 4D3N. Wuaaaaaw..amazing..funtastic...ternyata delay membawa berkah saudara2...hahahahaha....sesuatu yaaaaaah...kami take off jam 13.50 dan sampai di Changi Airport jam 16.15 perjalanan hanya 1 jam 45 menit dan perbedaan waktu Indonesia dan Singapore 1 jam lebih cepat dari Indonesia. Daaaaaan...inilah wajah2 kami...(yang atas di Soetta yang bawah di Changi)


Sesampainya di Singapore, kita tetep benchmarking dengan mengunjungi salah satu perusahan terkenal yaitu CISCO. Benchmarking ini menarik sekali. Walaupun kami udah capek banget, tapi ga terasa karena yang presentasi 3 orang yang sangat lucu dan ga ngebosenin. Di CISCO kami mengetahui banyak hal. Mulai dari mendengar recording agent seluruh dunia maupun bagaimana cara membuat reportnya. Saat sampai di perusahaan besar itu, kami disambut dengan secangkir kopi starbucks yang bisa kita pilih rasanya (ada rasa cappucino, moka, original, latte, dll) plus ditambah 1 roti yang lumayan besar dan cukupmengenyangkan entah apa merknya, berhubung sudah pada kelaperan, maka kami sambil menyimak sambil ngemil2. Ada 3 orang yang presentasi dan menjelaskan mengenai aplikasi terbaru mereka yang membuat kita kagum. Karena mereka bisa mengambil data recording dari Negara lain. Dan mereka membuat program agar agent bisa mempunyai tampilan yang berbeda di setiap PC yang bisa mencerminkan kreativitas para agent. Sambil benchmarking, kami disuguhi segelas starbucks dan sepotong roti. Pulang dari benchmarking kembali ke hotel dan istirahat untuk acara esok hari.

Hari kedua, dimulai dengan sarapan di hotel Fragrance Bugis dengan menu nasi goreng tanpa kecap dan sosis goreng yang rasanya juga lumayan. Setelah sarapan, mulai untuk benchmarking yang kedua. Tempat kedua kita untuk benchmarking adalah Verizon. Disini kita dijelaskan bahwa tugas agent sangat banyak. Setiap agent mempunyai 2 monitor computer untuk mendukung pekerjaan mereka yang gunanya untuk chat, email, outbound dan juga inbound. Agent disini semua lulusan IT. Dan mereka menangani keluhan atau request mengenai system untuk perusahaan yang ada. Selain tugasnya banyak, ternyata manager mereka juga ngasih reward yang ga tanggung2. Untuk best agent mereka berikan IPAD, ada juga IPOD, dan voucher. Ga Cuma itu, mereka punya 1 program untuk memberikan agent sebungkus coklat take it. Dan bagi agent yang mendapat coklat itu maka agent tersebut mendapatkan waktu untuk istirahat lebih lama dibandingkan yang lain. Setelah benchmarking di Verizon, kita meluncur langsung ke Universal Studio Singapore (USS). HUwaaaaaaaa…seneng bangeeeet, seru, puas, gokil, pokoknya TOP bgt deh. Bener2 luar biasa, seharian kita dikasih kesempatan untuk bermain di USS sampai jam 18.00 waktu setempat. Yang paling berkesan adalah wahana TRANSFORMER yang merupakan wahana paling baru disana. Vero, kak Jole, bang Ardi, dan Alay alias Fadil sampe 3 kali menikmati wahana itu. Transformer ini 3D, kalo di dufan mirip kayak Perang Bintang tapi yang ini seru banget. 1000 kali lebih seru dari Perang Bintang, hehehehe…ada 1 kejadian lucu disini. Wahana ini kan 3D, otomatis kita semua pake kacamata 3D dong. Ada 1 orang rombongan kami, namanya mas Ferry (beliau dari Pertamina) saat selesai main wahana ini kan kami mengembalikan kacamata 3D di satu gentong yang lumayan gede, dan mas Ferry salah mengembalikan kacamata. Karena yang dikembalikan adalah kacamata minus dy bukan kacamata 3D. Serentak semua tertawa dan dia pun panic sambil memanggil heboh petugas disana yang direpotkan untuk mengambil kacamata minusnya itu. Melihat kejadian inipun petugas disana tertawa dengan ulah kami. Setelah itu, gw, Kak Linda, kak Jole, Bang Ardi, Alay, dan Mba Wulan (rombongan dari indosat) menikmati 1 wahana, tapi lupa namanya, itu semacam jetcoaster kecil. Dan gw duduk sama Alay (Fadil), dari awal Alay emang bilang ga mau naik wahan ini karena dy takut. Terus karena dipaksa, mau ga mau dy pun pasrah. Pas mulai jalan lalu berbelok, naik dan turun, gw ga bisa berhenti ketawa ngeliat muka Alay pucet dan teriak2 ga jelas. Secara Alay kan ga bisa diem yah alias pecicilan, ga punya malu, dan rame sendiri, istilahnya selalu bikin orang ketawa dengan ke-alay-an dy, sekarang liat dy teriak2 ketakutan ditambah muka pucetnya alhasil ngakak dong. Dan untuk bermain di USS kita semua puas banget, capek pun ga dirasa saking excitednya. Setelah bermain, kami pun memutuskan membeli oleh2 souvenir untuk semua yang udah mensupport kita mulai dari pembekalan ICCA sampai kita ada di Singapore ini. Banyak pilihan souvenir yang bagus2 dan lucu2. Pulangnya sampai hotel, geng rusuh (gw, Bang Ardi, Kak Jole, Alay, Mba Wulan) langsung taruh tas di kamar dan langsung meluncur ke Bugis Street untuk membeli oleh2 buat unit, spv, teman, dan keluarga. Setelah itu Alay dan Bang Ardi terpisah dan menghilang. Dicari ga ada, karena takut mereka nyasar, alhasil kita trio cewek manis dan lucu menunggu mereka di luar agar bisa ketemu langsung. Agak lama nunggu mereka dang a ketemu, akhirnya kita pulang. Dan saat sampai di hotel, ternyata 2 cecunguk itu udah duduk manis di kamarnya. Ngamuk lah kita para cewek. Keesokan harinya city tour. Kami mengunjungi Chocolate Factory, Esplanade, Marlion Park, Mustofa, China Town, Orchard, dll yang dipandu tour guide bernama Mr Muhammad. Beliau berasal dari India dan sudah 7 tahun menjadi tour guide disana. Beliau juga menjelaskan sedikit sejarah mengenai Singapore, peraturan hukum disana, dll. Saat di Orchard, kami teringat pesan Kak Emma untuk mencoba es potong 1 dolar. Dan hasilnya Vero sampai 4 kali beli dan diketawain yang jual. Disana ada satu took/shop yang unik namanya Sex Toys, dan isinya pastinya berkaitan sama sex. Lucu dan aneh2 juga siy barang2nya. Pulangnya, kami geng rusuh langsung meluncur lagi ke Bugis Street lagi untuk membeli yang kurang. 


Keesokan harinya kita hanya setengah hari di Singapore karena akan kembali ke Jakarta, dan acaranya adalah acara bebas. Lalu kami geng rusuh yang ga ada capek dan matinya, pergi lagi ke Mustofa untuk menghabiskan dolar yang tersisa terutama untuk yang koin-koin. Sampai kami pun masing2 mengumpulkan koin-koin sen kami jadi satu dan kami mendapat coklat…horaaaaay…lumayaaaaaan…hehehehehe…pulang ke hotel, packing terkahir dan kita check out lalu meluncur ke bandara dan kembali ke Jakarta. Rombongan ICCA pada geleng2 melihat kami yang selalu jalan truuuuuuzzzzz…hahahahahahaa… Pokoknya kesannya itu AMAZIIIIIIIIIIIING banget… Ini contoh foto-fotonya. Sebenernya siy masih banyak karena kami semua narsis dan selalu update dp di BBM. Hahahahahaha…


Sebenernya masih banyak banget foto2 yang mau diupload...tapi udah di upload di FB yah...kalo mau liat2 silakan liat foto2 yang ada di fb gw...sebenernya dari perjalanan ini ada satu yang sangat disayangkan. Karena sibuk belanja buat oleh2 pada malam hari, alhasil kita ga foto2 di pemandangan Singapore saat malam hari yang lebih menakjubkan. Tapi nanti kalo dikasih kesempatan untuk balik ke Singapore lagi mau balas dendam buat jalan2 di waktu malam dan narsis pastinya. hohohoho...

Wednesday, June 20, 2012

Galadinner ICCA 2012

Wuaaaah...ini dia acara yang paling ditunggu dan dinanti sama semua peserta ICCA 2012 mau yang individu maupun yang coorporate. Karena di acara inilah kita bisa tau siapa pemenang individu dan coorporate. Dan karena ini acara nasional, pastinya juga ga sembarangan aja alias ga bisa masuk tanpa undangan sekaligus pasti ada dresscodenya. Dan untuk acara galadinner kali ini dresscode-nya batik/tradisional. Setelah dapet undangannya, mikir mau pake baju adat apa yah...gw ga pilih batik karena terlalu biasa. Gw mau pake baju adat yang ga ribet terutama buat rambut. Ga mau sanggul2an apalagi konde2an. Karena niy acara yang pasti malem namanya juga galaDINNER gitu kan, otomatis ga mungkin juga jam 12 tengah malem udah nyampe rumah. Males banget kan kalo sanggulan apalagi kondean, tengah malem beresin rambut nyisirin pake bedak biar kembali normal akibat sasak sama hairspray. Mikir pake baju apa yah...tiba2 ada ide muncul, mending pake baju bodo ajah. Pasti tau kan baju bodo kayak gimana? Baju bodo ini berasal dari Makassar. Bentuknya unik, simple, dan keliatan megah karena ada bando, anting, kalung, dan gelang dari emas2 gitu. Beberapa hari sebelum acara dimulai, kami para peserta di kantor langsung briefing buat ngomongin baju apa yang enak dan ga ribet. Trus di briefing itu gw sampaikanlah ide gw. Karena baju bodo ini ga ribet sama sanggul/konde. Di lepas/di riap rambutnya pun udah bagus. Alhasil untuk yang cewek sepakatlah buat nyewa niy baju bodo. ada 3 orang yang keukeuh sama adatnya, mereka mau pake baju adat batak secara emang karena orang batak. Dan yang cowok pun sepakat pake setelan jas ditambah tutup kepala yang khas batak itu sama ulos di sampirkan di bahu. Berangkat dari kantor pun jam 5 sore walaupun tuh acara baru mulai jam 7 atau setengah 8 malem. Maklum aja, karena itu jam pulang kantor yang pasti macet. Lokasinya siy ga jauh, cuma di Hotel Bidakara yang emang udah jadi langganan ICCA. Walaupun berangkat jam 5 sore, secara dari Indosat sendiri yang cewek2 pasti kan butuh prepare makeup, jadi diambil kesimpulan jam 1 siang udah pada ngumpul di suatu ruangan buat makeup dan ganti baju. Sambil menunggu giliran makeup yang notabene dari orang Indosat sendiri dan emang udah ngebantu dari awal pas kita presentasi, jadi ga perlu keluar duit alias lebih hemat. Hohohoho... seperti biasa, gw didandanin sama Kak Emma. Ga tau kenapa dari pas presentasi pun gw dapet giliran Kak Emma. Entah secara kebetulan, atau emang Kak Emma yang seneng dandanin gw dan emang nyatanya beliau gemes sama bibir gw yang kecil dan tipis, sampe2 pake lipstik aja harus pake kuas biar ga berantakan. Warna dari baju bodo ini cerah2, dan karen akulit gw yang agak gelap gw milih warna orange ngejreng. Ga tau kenapa gw pengen banget pake baju warna itu, padahal gw ga suka banget sama warna2 cerah apalagi orange yang pastinya ngejreng banget booooo...Daaan...hasil dari riasan Kak Emma sbb.


Ya ampoooon...keren banget yaaaaah...hohohoo...mereka yang melihat setelah gw makeup pun takjub alias pangling ngeliatnya. Kata mereka gw lucu, keren. Apalagi Bang Ardi yang emang heboh bener. Dy langsung bilang dengan logat Bataknya, "Ya Tuhaaan...kau cantik kali deeeek!! Lucu kali kau pake baju itu, tapi bener2 keren kali kau!" Dan gw cuma nyengir2 aja, malu tapi gimana gitu...hehehehehe...sayangnya kebo ga bisa liat langsung secara ga sempet ngasih liatnya karena abis makeup gw selesai langsung meluncur ke Hotel Bidakara bareng sama Nadia, Mba Zizah, Mas Guntur, dan Mas Rizal. Mas Guntur pun bilang hal yang sama. hahahaha... sampainya disana, ada tragedi yang agak nyebelin tapi langsung solve juga siy. Tragedinya pas gw baru turun dari mobil kantor, tiba2 tali sepatu gw yang emang pinjeman dari Mba Viendi putus. 'Oh my Gooood...semoga ga ada arti apapun' batin gw. Dan langsung gw samperin Kak Jole, karena gw inget dy bawa sepatu. Secara sepatu dan tas gw taro di mobil. Untung aja muat. Sebelum acara dimulai semua peserta disuruh makan, karena kalo acara udah selesai, makanan pun langsung diberesin. Setelah makan secukupnya walaupun agak ga nafsu karena emang nunggu hasilnya, kita ngumpul di blok kursi yang emang udah disediakan panitia khusus untuk Indosat. Semua mentor dateng, karena mereka pun pasti penasaran sama hasil anak didik mereka. Dan ga cuma mentor aja, bahkan "petinggi-petinggi" alias "bos" Indosat dateng. Yang bikin gw surprise, Mba Vera (SPV gw yang maksa gw ikut ICCA pertama kali) ikut hadir dalam acara ini. Gw duduk diapit mamake (TL tercinta gw) di sebelah kiri gw dan Mba Zizah di sebelah kanan gw. Acara dibuka sama tari-tarian yang diisi dari BCA, paduan suara dari Mandiri, dan yang pasti sambutan2 dari Pak Andi (Ketua ICCA). Pengumuman pertama tentang coorporate. Dan tahun ini Indosat harus terima mendapat SILVER alias juara 3 dikalahkan BCA dan XL. Selentingan siy denger karena Indosat emang ga jadi sponsor dan ga keluar uang sepeser pun untuk acara ini ditambah ga ngisi acara pula. Tapi masih tetap bersyukurlah bisa dapet SILVER. Nunggu pengumuman yang individu niy perut rasanya udah kayak dikocok2 ga jelas. Gw ngerasa lebih nervous nunggu pengumuman ini daripada presentasi sebelumnya. Tangan gw aja dingin ga karuan padahal udah gerak2, senyum atau ketawa pun blom bisa lepas. Hahahaha...lucu banget ngeliat muka mereka yang emang senasib, jadi tau apa yang mereka rasakan. Para cowok untuk ngilangin rasa nervous mereka ngerokok massal di luar. Hm...dan tibalah pengumuman individu. Ada yang unik dari acara ini. Semua pemenang di tampilkan fotonya, jadi kalo MC bilang, "Daaaan...untuk kategori...nominasinya adalah..." langsung muncullah foto2 yang emang udah pasti menang dari Platinum sampai Bronze. Saat MC bilang, "And...the winner is..." baru mereka membacakan sesuai tampilan di proyektor dan mendapatkan apa. Untuk kategori manager, indosat ga dapet. Walaupun ga dapet, Tapi Mas Sofyan yang mewakili tetap menjadi pemenang dan kami semua tetap memberikan selamat sambil senyum/tertawa. Setelah itu diumumkan kategori SPV, yang mewakili Indosat ada 2 orang, yaitu Kak Linda dan Kak Ria yang sama2 orang Batak. Yang menang Kak Linda mendapat BRONZE alias juara 4. Setelah itu kategori Team Leader. Untuk kategori ini diwakili mamake dan Mas Ahid, gw udah berharap mamake menang sambil megang tangan mamake. Tapi sayang Indosat pun ga dapet. Setelah itu kategori Agent Inbound, yang mewakili Kak Jole dan Kak Maloni. Mereka berdua dapat, Kak Maloni dapet GOLD dan Kak Jole mendapat BRONZE. Setelah itu kategori Back Office, diwakili sama Bang Ardi, Nadia, dan Mak Uji. Bang Ardi yang dapat BRONZE. Lalu kategori Trainer, ini diwakili sama mentor tercinta gw, Mas Pupunk, Mba Elista, dan Mba Erna. Dan...semua pasti udah tau yang mendapat PLATINUM siapa. Ga salah lagi yang pasti Mas Pupunk sang mentor...emang ga diragukan buat mas Pupunk mah...TOP BGT...lalu dilanjutkan sama kategori Telesales, ini diwakili Mba Zizah, Alay alias Fadil, dan Zuka. Mereka satu mentor sama gw. Mba Zizah dapet SILVER, Alay dapet BRONZE, hanya Zuka yang ga dapet, tapi kita semua tetap harus menyalami mereka dan ngasih support. Setelah itu, ini yang paling bikin detak jantung ga karuan. Kategori Non Telesales, secara kategori ini perwakilan Indosat cuma gw seorang. Yang lawannya 3 orang dari BCA, 3 orang dari Mandiri, 2 orang dari Bakrie Telkom. Semua meneriakkan nama gw, dan gw berdoa dalam hati "Tuhan, semoga apa yang mereka teriakkan benar, karena memang hanya aku yang ada di kategori ini. Amiiin." tangan gw langung dipegang sama Mamake, Mba Zizah, dan bang Ardi langsung rangkul gw, meyakinkan gw sambil berbisik "Kau pasti emnang Dek!" gw hanya manggut2 sambil bilang Amin. Pas dibacain nominasinya sama MC langsung muncul foto gw yang keren nan cantik pake baju stelan presentasi kemaren. Pas gw liat foto gw terpampang di proyektor, semua menjerit seneng, loncat2 ga karuan, dan refleklah Bang Ardi nyium pipi gw. Secara gw udah kayak adeknya sendiri ajah. Reflek gw juga langsung ngucap "Puji Tuhan". Ternyata gw dapet BRONZE, gw seneng banget bukan karena gw dapet BRONZE atau apa, tapi terlebih karena gw bisa membuktikan kalo gw bisa menang di ajang bergengsi ini dan pengen nyentil orang2 yang emang udah meremehkan gw. Setelah itu gw maju ke panggung diantar sama Kak Linda sama Bang Ardi yang emang tau kondisi dan cerita siapa orang yang udah ngeremehin. Pas dianter ke panggung MC juga agak bingung dan ketawa ngeliat ulah kami. Setelah gw terima medali dan simbol Singapore buat hadiah gw, Mas Pupunk yang duduk agak ke belakang manggil gw dan langsung gw samperin. Di sebelahnya ada Mas Sugeng, dan dengan bangganya Mas Pupunk bilang, "Liat kan Mas? Dapet Bronze lho!! Sakit aja dapet Bronze, gimana kalo sehat?" dengan muka bangga dan senga-mya mas Pupunk sambil nunjuk gw pake jempolnya. Mas Sugeng pun cuma bisa senyum kecut sambil nyalamin gw. Dan emang beliaulah yang udah meremehkan gw di depan Mas Pupunk yang notabene mentor gw. Kata2 yang dibilang ke Mas Pupunk sampe sekarang pun gw inget dengan jelas dan hafal persis sama intonasinya. Waktu training di Jatiluhur setelah liat contoh gw presentasi dy bilang sama Mas Pupunk, "Punk, itu anak lo si Vero parah banget. Kaku. Kayak ROBOT. Yang milih dy siapa sih? Salah pilih tuh! Kaku kayak gitu kok dipilih! Ga yakin gw, dy bisa menang! Butuh improve yang banyak tuh! Selamat kerja keras deh!" begitu yang dibilang ke Mas Pupunk. Pas Mas Pupunk bilang ke gw, down langsung gw, semangat ga ada, sakit banget. Ga nyangka kata2 itu keluar dari seorang MANAGER! Tapi gw bersyukur juga Mas Pupunk bilang semua ini waktu di Jatiluhur, karena ini jadi cambuk gw buat nunjukin tuh orang kalo gw ga kayak apa yang dy bilang ke mentor gw. Pas gw disalamin, gw tetep tersenyum manis dan tulus sambil bilang makasih buat semuanya mas. Itu gw terima kasih buat kata2 pedesnya. Dan abis itu Mas Pupunk ngajak foto diluar bareng sama Mba Zizah dan Alay. Mas Pupunk bisikin gw, "Aku yakin dan percaya kamu pasti menang. Dan begitu caranya ngasih pelajaran atau nyentil orang yang udah nyakitin kita. Ga usah bales jelekin atau remehkan dy tapi dengan cara itu aku yakin dy ga akan meremehkan orang lagi dan dy akan inget itu selamanya." Trus kita berdua langsung ketawa ngakak.


Dan dari kata2 Mas Pupunk itu gw banyak belajar. Hahahhaaha..

Monday, May 21, 2012

ICCA part 2

Banyak banget kesan yang didapat dari ajang ini. Semakin mempersatukan kami sebagai kandidat/peserta dan menimbulkan persaudaraan. Singkat memang, tapi berkesan banget. Kalo kata Syahrini mah, sesuatu yaaah...hehehehe... Waktu training di Jatiluhur, sempet down dan ngerasa pengen mundur. Karena ngerasa cukup berat juga beban yang harus dipikul. Beban biar menang, kerjaan yang harus diselesaikan sesuai target perusahaan, dan tetap menjaga kondisi kesehatan. Tapi untung aja punya mentor yang sangat-sangat brilian dan hebat. Risa Herlambang nama aslinya, tapi beliau biasa dipanggil dengan sebutan Mas Pupung. Beliau ini merupakan orang yang hebat. Wawasannya sangat luas, beliau seorang supervisor (SPV) gaul yang enak banget diajak ngobrol/share apapun. Walaupun seorang SPV, tapi beliau bisa jadi sahabat yang sangat baik. Ilmu banyak banget, dan intinya beliau seorang yang paling suka berbagi ilmu alias ga pelit ilmu. Ada 1 quote dari beliau yang jadi pegangan untuk gw "Seorang pemimpin yang hebat adalah dilihat dari berapa banyak pemimpin yang mampu dia ciptakan. Jangan lupa berbagi! Selalu berbagilah dengan yang lain!" Itu yang beliau ingatkan sama gw sebelum pindah divisi. Orangnya bisa dibilang good looking, orang yang baru kenal pun pasti mengira beliau perjaka, padahal udah punya buntut 1. Banyak cewek yang mungkin keGRan atau emang beliau yang Tebar pesona, jadi emang ada beberapalah yang kepincut wakaupun tau beliau udah punya buntut. Anyway, kita balik lagi ke ICCA yah... setelah sempet ngerasa down, beliau menguatkan gw hanya dengan perkataannya, "Aku ga peduli ada yang bilang kamu kayak robot, butuh improve banyak, ga yakin kamu menang. Aku yakin seorang Vero bisa melewati ini dan menghadapi ini semua. Seorang Vero itu kuat. Dan aku percaya banget, yakin banget kalo Vero bisa jadi pemenang." Cuma dibilang gitu aja dari sang mentor langsung membuat gw termotivasi dan bangkit lagi dari rasa down itu. Dan gw sempet berpikir, "Seorang Mas Pupung yang hebat aja yakin dan percaya kalo gw bisa, masa gw sendiri ga yakin?" Dan pikiran inilah yang selalu memacu biar gw bisa dan bangkit lagi. Setelah training2 yang udah dilewati, pembekalan, dan juga simulasi, saatnya kita unjuk gigi alias performance. Beberapa hari sebelum performance, kondisi badan ngdrop. Akhirnya seorang Vero tepar juga. Flu, radang, batuk, dan demam melanda dan membuat gw lemas saudara-saudari. Memang siy terlalu memforsir, pulang kantor jam 8 malem, bangun jam 6 pagi siap2 ke kantor, pembekalan, ngerjain tugas yang numpuk begitu terus aja sampai hari H. Akhirnya sampe juga di hari yang dinanti. Tanggal 23 ikut menjadi supporter buat mereka yang tampil di hari itu sekalian untuk survey tempat dan masuk karantina. Jiaaah..gaya bener yee, udah kayak idol. Hahahahaha... :) Di hari pertama, mamake alias Team Leader gw maju, dan pas gw dateng disana, beliau udah terlanjur berjuang alias presentasi. Ya...ga apalah...niy ada dokumentasi mamake abis presentasi langsung gunyeng2 kepala gw, padahal kalo di kantor, beliau ga pernah kayak gini. Segila2nya beliau...hohoho...check this!


Cantik banget mamake ini...dengan baju formalnya...hahahahahaha...Puji Tuhan untuk baju siy dimodalin perusahaan..hehehehe... hari pertama berlalu dengan cepat. Pulang jadi supporter langsung ke apartemen di daerah Cilandak dekat Citos yang namanya Point Square. Pulangnya gw manfaatin istirahat karena emang niy penyakit ga bisa diajak kompromi. Sambil baca buku bentar buat modal tes tulis besok pagi, dibuatin teh manis anget sama Mas Fadil alias alay abis nenggak tuh minuman trus langsung tidur dengan selimutan padahal AC ga dingin juga. Dibangunin sama Mba Menik buat makan malam. Dan sebelumnya yang pasti gw mandi dulu karena pas bangun, baju gw basah sama keringet gw sendiri, banjir keringet boooo... sambil makan Nasi Padang, sama minum teh manis anget yang dibuatin Mba Menik, kita nyusun rencana buat saiapa dulu yang latihan presentasi terakhir sebelum tampil. Pertama ada Mba Zizah trus lanjut sama Zuka, habis itu Kak Yanti, dan setelah itu gw mau maju biar bisa cepet istirahat. Berhubung suara ga mameungkinkan juga dan diawet mpe besok, ngomong pun mesti pelan2. Ga lama, dibuatin roti tawar coklat sama Kak Jole alias Kak Femmy. Bang Ardi sibuk meraut pensil, menyiapkan kalkulator, dan penghapus untuk senjata tes tulis besok dan juga nyiapin properti yang dibawa sebagai contoh saat presentasi. Setelah itu langsung dipaksa masuk kamar buat istirahat lebih cepat biar besok tampil bisa prima. Malam sebelum performance, gw sempet dikompres sama Kak Jole lantaran badan gw yang panas banget, demam gw tinggi banget. Besok paginya pas tes tulis, agak ga yakin sama hasilnya. Semua bilang tesnya susah...ampooon dah...dan para supporter 'geng motor' belom dateng. Ga lama tes tulis selesai, mereka dateng buat bikin rusuh dan mecah konsentrasi peserta lain. Sebelum berangkat ke Menara 165 tempat kompetisi, para peserta di make up dengan riasan natural dan ini hasilnya ada beberapa dokumentasi. Di bawah ini, sekelompok peserta ICCA 2012 dari Indosat yang performance di tanggal 24 April 2012. 


Foto diatas ini sebelum dipoles2 alias lagi di Anesha Tailor buat nyoba baju. Dan setelah dipoles-poles, inilah jadinya : 


keren kaaaaaan!!! Hahahahahahaha....foto diatas pas kita udah selesai performance. 

Ada satu hal yang sangat berkesan. Saat kita ingin performance, para geng motor alias supporter menggiring sang peserta ke depan pintu ruangan peserta yang akan performance sambil memukul-mukul balon dan meneriakkan "Campione...campione...ole...olee..oleee.." berulang2 sampai tiba saatnya para peserta akan performance. Untuk mengusir rasa tegang dan membuat peserta lebih relax dan bagi gw ini cara ampuh buat gw lupain badan yang lagi drop, para peserta di taro di tengah2 mereka, dan para geng motor mengelilingi para peserta sambil menyanyikan lagu 'campione' tersebut. Dan terbukti dengan perlakuan mereka kayak gini bener2 bikin gw lebih relax dan membuat gw merasa gw FIT, sangat FIT. Pas udah waktunya buat performance kami semua menyatukan tangan dan meneriakkan "Vero...Vero...Vero...PLATINUM!!!!" setelah itu mereka nyanyi lagu 'campione' lagi sampe pintu ditutup panitia. Pas lagi check sound mereka masih bernyanyi lagu itu sambil menunggu para peserta performance di depan pintu. Ruangannya emang kedap suara, tapi kalah sama suara nyaring geng motor. Hahahahaha...dan itu bikin gw relax. Presentasi berjalan dengan lancar, sesuai dengan apa yang gw harapkan. Walau suara ga sesuai dengan apa yang diharapkan. Puji Tuhan, gw bisa melewati itu. Dan gw selalu mengingatkan para dewan juri yang terdiri dari 12 atau 15 orang bahwa inilah 'Vero, si tukang las dari Indosat dengan formula sakti ngebaks dan pastinya suka ngebaks' hohohoho...Pas gw presentasi, gw bisa membuat para dewan juri yang merupakan tingkat SPV sampai Manager tertawa dan tersenyum. Gw yakin mereka ingat Vero yang suka ngebaks. Jadi di kompetisi ini gw mempresentasikan saat ini gw kerja di divisi mana. Tantangan gw selama bekerja dan ide kreatif apa yang udah gw lakukan untuk menghadapi tantangan itu, dan yang paling penting apa hasilnya dari ide kreatif tersebut. Setelah presentasi, peserta diwajibkan menjawab fishbowl. Ini bukan makanan atau nama restoran. Tapi fishbowl ini menjawab pertanyaan dari juri.

Selesainya gw presentasi, pas buka pintu, geng motor menyambut dengan sangat meriah sambil nyanyi lagu campione. Dan gw ikut menjadi gila dengan berputar2 di tengah mereka sambil mengepalkan tangan ke atas dan menghentakkan kaki kanan, dan pastinya ikut nyanyi kenceng bareng mereka. Para mentor langsung nanya gimana presentasi dan fishbowlnya, apa yang ditanya saat fishbowl. Dan gw bersyukur banget dikasih kemudahan sama Tuhan tentang fishbowl. Karena pertanyaan fishbowl-nya ini sama kayak waktu malam saat latihan presentasi terakhir. Legaaaaaaaaaaaa....setengah hari berlalu, dan ternyata Mas Pupung sang mentior baru dateng. Huwaaaaa...telat sekali bapak yang satu ini. Dateng saat anak2nya selesai presentasi. saat diledek sama mentor lainnya, Mas Pupung ngeles kayak bajaj dengan jawab mereka, "Ga usah dari pagi, anak2 aku kan mandiri dan hebat2. Aku yakin mereka semua menang." Semua langsung ketawa dengernya. Beliau memang sangat sibuk karena beliau seorang SPV Telesales yang targetnya penjualan. ada dokumentasi sang sangat gw suka. Check this!!


Inilah sang mentor yang hebat dengan anak2 didiknya....


It's me after performance...so beautiful...hahahahhahahaa...kapan lagi ya kan gw berpose kayak gini. Ada beberapa temen yang bilang "bedeeeeeh...." mereka terkesima dengan gaya gw yang kayak gini. Hahaha...
yang make up alias juru rias gw Kak Emma, hebatnya beliau gw jadi terlihat FIT...hohoho...makasih Kak Emma...


Sebenernya masih banyak lagi niy dokumentasi yang bisa dishare...hehehehe...tapi kayaksnya segini cukuplah yah...

Tuesday, May 15, 2012

ICCA






Wuaaaaah...udah lama banget neh ga ngisi blog...hohoho...saking ribet dan ga sempet jadi terlena gini blognya..hahahahhaa...Puji Tuhan masih dikasih kesempatan buat dapet banyak pelajaran dan ngikutin satu kompetisi yang isinya orang2 hebat semua. Ajang ini sangat bergengsi, menurut gw siy...hehehehe...tapi yang pasti dunia contact center pasti tau kompetisi ini. ICCA (Indonesia Contact Center Association). Emang lebih gampang siy nyebutnya ICCA biar lidahnya ga berlibet...setiap perusahaan provider atau yang ada call centernya, pasti berlomba-lomba diajang ini. Mereka selalu mengirimkan beberapa orang dengan berbagai kategori untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Dan ini ga ada kaitan sama kualitas jaringan, tapi disini perusahaan2 berlomba unjuk gigi dan ingin menjadi yang terbaik dalam pelayanan ke customer atau pelanggan. Sebelum masuk untuk menjadi finalis, yang pasti Indosat mengadakan seleksi untuk mengirim perwakilannya. Awalnya gw ga mau ikut, karena gw tau klo ikut ini alhasil gw bakal pulang sekitar jam 7 atau jam 1/2 8 malem keluar dari kantor, untuk menyelesaikan pekerjaan juga. Karena di unit divisi gw yaitu Retention, menggunakan sistem hutang. Kalo ga selesai kerjaan hari itu akan jadi hutang individu dan jadi hutang team. Kalo cuma hutang individu siy ga terlalu beratlah. Tapi karena ini termasuk hutang team, jadi mau ga mau harus effort lebih keras lagi, kerja lebih giiat lagi dari sebelumnya, bahkan dari teman2 lainnya yang tidak mengikuti ajang kompetisi ini. Tapi berdasarkan saran dari Team Leader, SPV, dan juga Manager, ikutlah gw di tahap seleksi. SPV gw bilang, "Show them who you are!! Show them how amazing you are!! Show them how lucky Indosat have employees like you!! Let them see how good you are!!" dan ada satu Team Leader yang juga jadi panutan gw buat menjadi seorang pemimpin bilang, "Ayo Vero..lo pasti bisa!! Tunjukin sama mereka lo yang terbaik disini!! Buka mata mereka dengan prestasi2 yang udah lo raih!! Buat mereka melihat unit kita!! Buat mereka tertarik untuk merekrut lo jadi karyawan tetap di perusahaan mereka yang lebih baik dengan salary yang memang pantas lo dapetin!!" Dari sinilah pikiran dan hati gw terbuka, dan inilah saatnya menunjukkan pada mereka. Dan puji Tuhan dari ada lebih dari 30 orang yang ikut seleksi, gw masuk ke tahap selanjutnya. Gw dapet kabar akan diseleksi sekali lagi baru maju di ICCA. Dan ternyata kabar itu salah. Ternyata gw udah jadi finalis dari Indosat.

Sekitar 1 bulan dikasih pembekalan buat maju mewakili perusahaan. Banyak training, pembekalan materi, dan yang paling terutama simulasi. Training yang gw dapet dari ICCA ini cukup banyak dan gw bisa dapetin itu dengan cuma2 alias gratis. gw dapet training dari Bapak Andi Anugrah yang notabene beliau salah satu pejabat tinggi yang mendirikan ICCA dan salah seorang pejabat tinggi di Telexindo (salah satu otsourcing terkemuka), beliau menyampaikan training tentang bagaimana cara menjawab fishball (pertanyaan setelah presentasi) dan bagaimana cara berpikir cepat serta membuat otak langsung mendapat ide secara spontan. Beliau juga mengajarkan dan berbagi pengalaman bagaimana jadi peserta ICCA yang baik dan apa sih yang dinilai oleh para juri disana. Selain itu gw juga dapet training Grab Your Audience yang dimiliki oleh Bapak James Gwee yang sangat terkenal dengan training mahal dan hasilnya pasti memuaskan. Emang siy trainernya bukan beliau langsung tapi salah satu tim terbaiknya. Trainer kami Pak Pandu. Pertama melihat beliau, pasti langsung terpikir sama Kungfu Panda. Karena perawakannya yang tinggi besar dan lucu mirip dengan Po tokoh utama film Kungfu Panda. Dilihat dari materinya, training ini cukup padat dan sangat berbobot. Karena trainernya Pak Pandu, kami pun enjoy mengikuti training ini. Sehingga kami pun termotivasi untuk memenangkan kompetisi ICCA ini dan mendapat gelar sekaligus piala PLATINUM. Training dengan Pak Pandu ini di Jatiluhur tepatnya di Training Centre Indosat selama 2 hari 2 malam. Beliau memberi gambaran bagaimana cara berpresentasi yang baik dan membuat materi presentasi yang baik dan pastinya enak dipandang mata alias eye catching. Tidak cuma training ini aja, para finalis yang individu dari Indosat ada 23 orang dan setiap hari hampir sepanjang waktu di kantor kami selalu bersama. Entah itu latihan simulasi untuk presentasi, memberikan masukan/kritik, bahkan menyupport dan memberi saran agar kita semua bisa maju lebih baik. Gw akui dengan adanya simulasi dan pembekalan kita jadi dekat satu sama lain. Mulai dari Agent sampai Manager berkumpul dan sama2 berjuang untuk Indosat serta merebutu PIALA PLATINUM sebanyak2nya. Sangat berkesan bagi gw. Bisa dekat dengan berbagai karakter, dari unit yang beragam. Luar biasa banget deh rasanya. Dan gw sangat bersyukur dan beruntung dikasih kesempatan kayak gini sama Tuhan. Sama2 capek, sama2 belajar, saling support, saling menguatkan, saling memberi masukan, saling menjaga. Hanya demi Indosat, walaupun ga langsung kerja disana.


to be continue

Friday, March 16, 2012

paraaaaah

Ya ampuuuuuuun....shocked pertama baca koment status dari temen kuliah yg namanya Meta Rahmadini. Bisa2nya dia bilang kayak gt, padahal dy juga kerja di tempat yang sama, beda divisi siy...tapi menurut gw ga pantes dy ngomong kayak gitu apalagi dy juga kerja disitu. Ga sedikit memang orang yang memandang atau menganggap "rendah" buat CS atau Call Center.

Tuesday, November 22, 2011

Bosan = Jenuh?

Bosan...bosaaaaaaaaaan...itu yang gw rasakan sekarang. Gw tau ga boleh ngerasa bosan, harusnya malah bersyukur atas semua yang gw punya dan jalani. Harusnya lebih bersyukur masih punya kerjaan, temen, ataupun pacar. Memang semua akan berjalan dan pergi beriring waktu yang berjalan. Sempat tanya dan introspeksi diri sendiri, tapi yang didapat adalah 1 kata yang pasti dan tegas. JENUH!! ya..ternyata mungkin gw emang lagi jenuh. Jenuh sama semua yang ada, jenuh sama semua kondisi dan suasana, jenuh sama semua masalah yang datang dan pergi, dan jenuh sama semua yang terjadi. Jenuh sama suasana kantor, ya..wajar kalo orang bilang kayak gitu. Pengen pindah dan dapet yang lebih baik lagi, selalu seperti itu. Untuk di lingkungan atau suasana teman, sungguh amat menjenuhkan. Bosan dengar mereka cerita tentang itu2 aja, selalu aja cerita kejelekan oranglah, pendapat sendiri yang belom pasti dan ujung2nya gosip. Mungkin gw juga lelah untuk selalu digosipkan. Entah apa yang ada dalam pikiran mereka, entah apa yang mereka rasakan. Terkadang bertanya dalam hati, "ga capek apa yah mereka gosipin orang terutama gosipin gw?" selalu introspeksi diri mungkin pernah menyinggung mereka, menyakiti hati mereka, dan membuat mereka merasa marah atau tidak senang. Namun hasilnya NULL alias NIHIL. Perasaan seingat gw, ga pernah gw melakukan yang tidak menyenangkan mereka, ga pernah mencampuri urusan mereka, ga pernah mengkritik mereka kayak apa yang selalu gw lakukan dulu. Tapi kenapa mereka seperti itu?? bolehkah kalo gw kesel? Wajarkah kalo gw marah?? dan wajarkah kalo gw bosen digosipin?? Selalu menahan semua rasa kesel, marah, dan lelah dalam hati seorang diri tanpa seorang pun yang tau bagaimana itu rasanya. Ga ingin berbagi dengan orang lain mengenai perasaan ini karena kalo ada satu yang tau ujung2nya pasti digosipin lagi. Haddeeuuuhhh..cuma bisa menyerahkan semua sama Yesus, sahabat sejatiku yang mengenal dan memahami gw lebih dari gw sendiri. Tapi..masih bolehkah dan pantaskah gw bercerita semua pada Yesus, yang sering kusakiti hatiNya, yang sering kubuat kecewa?? Rasanya ingin menghilang untuk beberapa saat, tapi itu ga mungkin. Dan untuk hubungan gw sama kebo, gw ngerasa sekarang memang bener2 berubah. Pernah membahas ini sama dy, tapi dy selalu bilang, "masa mau pacaran kayak ABG terus?" gw ngerti emang ga mau juga pacaran kayak ABG, tapi kalo cuma buat manja dan bilang "i love you" ga susah kan?? Magic word yang selalu gw denger dan bikin semangat  itu hilang...entah kapan, kira2 ya semenjak kebo ngobrol sama cw itu yang notabene pelanggannya beli pulsa. Jujur aja, gw emang jealous, tapi gw selalu berusaha keras buat positif thinking. Dan kenyatannya emang ga ada hubungan apa2 selain penjual-pembeli. Sempet kesel banget dan jealous yang ujungnya bikin gw marah, bukannya dibujuk/bilang apa kek yang biasa dy bilang buat bikin hati tenang, yang ada malah kebo yang marah balik. Dy ga suka kalo gw jealous sama cewe itu. Entah kenapa gw juga ga ngerti kenapa gt. Gw juga kan punya alasan kenapa sampe jealous sama tu cewe. Gimana ga jealous kalo dy berdua ngobrol seru bener sampe gw dicuekin di kamar, padahal nunggu si kebo buat makan bareng. Kenapa nanya tentang kantor cuma sama kebo? Toh tu cewe juga tau gw kerja di kantor yang sama. Kenapa juga pas lagi ngobrol itu, gw keluar mereka langsung diem dan menyudahi obrolan itu. Emang siy tu cewe temnnya kebo, tapi kok gw ngerasa ga dianggep. Kadang suka kesel sendiri ngeliat tu cewe. Seolah2 gw ini kasat mata. Giliran nyari kebo dan cuma ada gw, baru dy basa-basi. Kalo kondisinya kayak gini, apa gw salah buat jealous sama tu cewe?? Ga cuma situasi itu aja, banyak kebiasaan2 kebo atau sikap kebo yang dulu emang romantis, sekarang hampir hilang semua. Kalo dibahas masalah ini, dy cuma bilang kan kayak orang2, pas pacaran rasanya apa juga sweet tapi lama2 dan udah nikah baru ketauan sikap jeleknya. Dan gw bener2 speechless. Ga tau apa yang harus gw lakukan atau yang bisa gw katakan. Huffftt...Mungkin kebo bosan/jenuh sama intensitas atau frekuensi ketemu yang emang selalu ketemu. Gimana ga, kerja satu kantor, satu lantai cuma beda bagian aja. Sempet terpikir untuk mengurangi frekuensi ketemu. Mungkin pulang kerja langsung pulang ke rumah tanpa nunggu dy. Tapi di satu sisi kalo ga gw jaga ujung2nya bubaran. kayak love cycle. Pertama deket, ngerasa cocok pacaran, pacaran langgeng terus, ada berantem2 dikit, yang satu cuek dan tambah cuek, yang satu selalu sabar untuk selalu perhatian, kalo dua2nya cuek udah deh, bubaran langsung. Dan gw juga kan ga mau gt. Sempet gw nyari info di internet tentang apa arti jenuh didalam suatu hubungan, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya. Dan itu semua yang menyebabkan jenuh justru dari semua sikap kebo. Yang harusnya jenuh gw, dengan semua sikap itu. Tapi gw tetep bersabar untuk menjaga keharmonisan hubungan ini. Tapi...sampe kapan gw bisa menjaga keharmonisan ini kalo sendiri???????? Gw yakin suatu saat, kalo cuma gw yang menjaga, lama2 gw akan meledak karena ga kuat untuk menahan semua ini, menyimpan sendiri semua rasa sedih, kecewa, kesal, marah, dan yang lainnya. Dan ujung2nya yang ada ya pasti bubaran juga. Dan kebo nyesel dengan semua itu. Gw ga mau kayak gitu....gw mau kalopun emang harus bubaran, ga ada rasa kesel, nyesel, dan kecewa. Mau tetep temenan kayak biasa. Ga mau langsung disconnect. Gw mau selalu menjaga silaturahmi. Apa ini bisa kalo kayak gini kondisinya?? Gw berharap kebo langsung sadar dengan semua. Tapi kapankah kebo sadaaaaaar???????????

Monday, October 24, 2011

So Hurt

Hmmm...rasanya memang sangat menyakitkan...ini bener-bener ada yang ga beres sama kebo. Tapi gw ga tau apa yang ga beres. Dy ga mau share apa yang ga enak yang dy rasain. Dan gw ga tau harus apalagi. Cuma bisa menjaga moodnya aja tiap saat. Pagi ini setelah mandi rasanya nyesek banget di dada. Setelah membaca status kebo. Disitu dy bilang dy pengen banget 1 hari sendiri. How come???? Sedih banget pas baca status itu. Kesannya gw ganggu banget. Emang siy kadang gw ganggu. Tapi itu kan gw ga bisa disalahin gt. Sakiiiit banget rasanya. Giliran gw mo biarin dy sendiri, tapi dy ga kasih. Trus gw mesti gimanaaaaaaa????? Kayaknya kebo ada sesuatu sama cewe kosan itu. Buktinya dy sampe sms mantan TLnya buat nanya informasi itu...hmmm...rasabta pengen teriak, pengen ngamuk, pengen marah, tapi gw ga bisa. Karena gw juga bener-bener harus jaga mood dy setiap saat.... Ga ngerti lagi harus gimana...